KECIL-KECIL JAGO CODING
Belum ada destinasi liburan??
Bingung mau ngapain libur Ramadhan kali ini??
Daripada gabut di rumah mending ikut promo libur Ramadhan Jagoan Coding yuuuk.
Isi liburan kali ini dengan cara kekinian dan hal yang lebih bermanfaat dengan belajar coding bersama Jagoan Coding.
Di sini kalian akan belajar bagaimana membuat games sesuai keinginan kamu.
Dijamin seru dan gak bikin liburanmu boring!!!
Kali ini Jagoan Coding akan mengadakan acara seru, liburan kekinian.Isi program ini adalah belajar logika komputasi, dan dilanjutkan dengan bikin game sendiri. Tanggalnya 19-23 Mei 2018 di Yogyakarta.


Bikin Game disini, artinya sesuai dengan karakter kalian, sesuai dengan gambar kalian sendiri. Trus, nanti kalian bisa tunjukin ke saudara, kakak, adik, kalau kalian memang udah bisa bikin game sendiri.

Nantinya kalian juga bisa kembangkan lagi kemampuan bikin game sendiri ini, mulai dari membuat game yg sederhana, game multiplayer, game edukasi, bikin aplikasi android, belajar pemrograman tingkat lanjut.

Kalo udah jadi jagoan coding,kalian bisa ikutan lomba atau kompetisi coding tingkat lokal, nasional, bahkan tingkat internasional. 
Tahu nggak, ada alumni Jagoan Coding yang jadi juara Google Code-in 2017 lho.

Google Code-in ini adalah kompetisi pemrograman tingkat internasional, ada 3.500-an remaja dari seluruh dunia yang ikutan.
Keren khan ?!


Ayukk...
Segera daftarkan dirimu.
Seat terbatas lho..

Jadi, tunggu apa lagi?

Segera hubungi 0822 1366 1366 (CS Jagoan Coding)



Read More »

Mungkin banyak orang tua yang mulai resah dan khawatir tentang anak-anaknya yang lebih memilih bermain gadget setiap saat (baca : kecanduan).
Mereka bermain mulai dari pulang sekolah hingga menjelang tidur, saat mata sudah mengantuk. Mulai dari handphone hingga laptop mereka mainkan setiap saat.

Pertanyaannya: Bagaimana mengubah kebiasaan buruk terburuk yaitu kecanduan gadget atau kecanduan game, menjadi sebuah prestasi?

Menurut Maharani keterlibatan putra sulungnya dalam dunia coding atau pemrograman. Sejak awal Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Colchester Academy Inggris, Fawwaz sudah mengenal cara membuat game online sederhana yang dapat di unggah di situs komunitas pembuat game.


Siswa SMA IT Abu Bakar Yogyakarta, Fawwaz Yusran dari OpenMRS berhasil meraih Grand Prize Winner dalam Kompetisi Google Code-in 2017 yang diadakan perusahaan pencari Google yang melibatkan seluruh negara di dunia bersama dua pelajar SMA di Indonesia lainnya.




Read More »

Bagaimana Prosedur untuk bisa mengikuti lomba pemrograman tingkat mahasiswa seluruh dunia, yaitu : Google Summer of Code
Kompetisi dalam waktu dekat adalah bulan Maret tahun 2018


Untuk Mahasiswa
Mahasiswa menghubungi organisasi mentor yang ingin mereka ajak bekerja dan menulis proposal proyek untuk musim panas. Jika diterima, mahasiswa menghabiskan waktu satu bulan untuk mengintegrasikan diri dengan organisasinya sebelum memulai pengkodean. Mahasiswa kemudian memiliki waktu tiga bulan untuk kode, memenuhi tenggat waktu yang disepakati bersama mentor mereka.

Untuk Organisasi Open Source
Proyek open source berlaku untuk menjadi organisasi mentor. Setelah diterima, organisasi mendiskusikan kemungkinan gagasan dengan siswa dan kemudian memutuskan proposal yang ingin mereka bimbing selama musim panas. Mereka menyediakan mentor untuk membantu membimbing setiap siswa melalui program ini.

Untuk Mentor / Pembimbing
Ada kontributor dengan organisasi dapat memilih untuk mentor sebuah proyek siswa. Mentor dan siswa bekerja sama untuk menentukan tonggak dan persyaratan yang sesuai untuk musim panas. Interaksi mentor adalah bagian penting dari program.


Full Timeline Google Summer of Code 2018 
Jadwal waktu kompetisi Google Summer of Code 2018
  • Organization Applications Open : January 5, 2018 
  • Organization Application Deadline : January 24, 2018 
  • Organizations Announced February 13, 2018 
  • Student Application Period March 13 - 27, 2018 
  • Application Review Period March 27, 2018 - April 24, 2018 
  • Student Projects Announced April 24, 2018 
  • Community Bonding April 24, 2018 - May 14, 2018 
  • Coding May 15, 2018 - August 6, 2018 
  • Evaluations June 12 - 15, 2018 July 10 - 13, 2018 
  • Students Submit Code and Final Evaluations August 7 - 14, 2018 
  • Mentors Submit Final Evaluations :August 15 - 21, 2018 
  • Results Announced : August 23, 2018



Read More »

Ada banyak kompetisi pemrograman bagi mahasiswa Indonesia di tingkatan dunia.
Salahsatu kompetii coding terbesar adalah Google Summer of Code.
Sejak tahun 2005, Google company sudah menyelenggarakan lomba pemrograman setiap tahunnya. Hingga saat ini, sudah 13.000 lebih mahasiswa, 12.000 mentor/pembimbing dari lebih 125 negara di penjuru dunia yang mengikuti ajang Google Summer of Code.


Ajang ini sudah menghasilkan 33.000.000+ (33 juta lebih) baris program bagi 608 lembaga open source di seluruh dunia.

Google Summer of Code is a global program focused on introducing students to open source software development. Students work on a 3 month programming project with an open source organization during their break from university.

Since its inception in 2005, the program has brought together 13,000+ student participants and 12,000 mentors from over 125 countries worldwide. Google Summer of Code has produced 33,000,000+ lines of code for 608 open source organizations.



Read More »

Mungkin banyak yang belum tahu dan bertanya-tanya tentang Google Code In. Apa sih Google Code In itu ?

Begini, perusahaan raksasa Google setiap tahun mengadakan kontes pemrograman tingkat dunia untuk level pelajar (pre univerity) dan level mahasiswa. Nah, namanya adalah Google Code In (GCI) untuk kompetisi coding tingkat pelajar dan diadakan mulai akhir bulan November hingga pertengahan bulan Januari tahun berikutnya. Contohnya Google Code-In 2017, berarti dilaksanakan dari akhir bulan November 2017 hingga pertengahan bulan Januari 2018.
GCI ini diperuntukkan bagi pelajar umur 13 -17 tahun, di akhir lomba, para pemenang harus membuktikan umur dan status pelajar di sebuah sekolah.

Sedangkan perusahaan Google memberi nama lomba pemrograman untuk tingkatan mahasiswa sebagai Google Summer of Code. Biasanya diadakan


Announcing Google Code-in : The Latest and Greatest for Year Nine (2018)
Google Code-in is unique because not only do the students choose what they want to work on from the 2,000+ tasks created by open source organizations, but they have mentors available to help answer their questions as they work on each of their tasks. Starting to work on open source software can be a daunting task in and of itself.

  • How do I get started? 
  • Does the organization want my help? 
  • Am I too inexperienced? 

These are all questions that developers (of all ages) might consider before contributing to an open source organization.

The beauty of GCI is that participating open source organizations realize teens are often first time contributors, and the volunteer mentors are equipped with the patience and the experience to help these young minds become part of the open source community. Open source communities thrive when there is a steady flow of new contributors who bring new perspectives, ideas, and enthusiasm.

Over the last 7 years, GCI open source organizations have helped over 4,500 students from 99 countries become contributors. Many of these students are still contributing to open source years later.
Dozens have gone on to become Google Summer of Code (GSoC) students and even mentors for other students. The tasks open source organizations create vary in skill set and level, including beginner tasks any student can take on, such as “setup your development environment.”

With tasks in five different categories, there’s something to fit almost any student’s skills:

  1. Code: writing or refactoring 
  2. Documentation/Training: creating/editing documents and helping others learn more 
  3. Outreach/Research: community management, marketing, or studying problems and recommending solutions 
  4. Quality Assurance: testing and ensuring code is of high quality 
  5. User Interface: user experience research, user interface design, or graphic design 


Open source organizations can apply to participate in Google Code-in starting on Monday, October 9, every year. Google Code-in starts for students November 28th!



Read More »

164Boys.com Rumah Jagoan Coding menyampaikan Hasil Pengumuman Kompetisi pemrograman online sedunia Google Code In tahun 2017. Pengumuman ini diberitakan tanggal 31 Januari 2018 waktu setempat atau tanggal 1 Februari 2018 waktu Indonesia.

Hasil Google Code In untuk negara Indonesia adalah Sebanyak 3 Jagoan coding (pelajar) Indonesia berhasil memenangkan kompetisi Google Code in 2017.

Google Code-in (GCI) 2017 lebih dahsyat dari kompetisi yang sama di tahun sebelumnya (2016). Tahun 2017 ini, GCI diikuti oleh 3,555 pelajar dari 78 negara. Mereka berhasil menyelesaikan 16,468 tasks dengan 25 organisasi open source!

3 Pelajar Indonesia tersebut : Fawwaz Yusran, Candra Chou, dn Vriyas Hartama, berhasil unggul dari sejumlah pemenang lainnya yang antara lain berasal dari Romania, India, Rusia, Hongkong, Singapura, Kamerun, Uruguay, Polandia, bahkan Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman.
Mereka juga berkesempatan berkunjung ke Google Headquaters selama 4 hari pada musim panas ini untuk bertemu para Google engineers dengan undangan spesial dari Google.

Fawwaz Yusran dan Hartama merupakan pelajar dari 2 sekolah di Yogyakarta. Fawwaz bersekolah di SMAIT Abu Bakar Yogyakarta, sedangkan Hartama dari SMA De Britto Yogyakarta. "Kami nggak pernah ketemu di Jogja, nanti malah bertemu di gedung Google Headquaters" canda Fawwaz.


Kompetisi Google Code-in ini diadakan setiap tahun untuk pelajar umur 13 - 17 tahun, dan pada GCI kali ini kompetiai dimulai tanggal 29 November 2017 hingga 17 Januari 2018. Selama 7 minggu, peserta bersaing mengerjakan tugas-tugas secara online. Pengumuman hasil kompetisi Google Code-in 2017 ini disampaikan pd tanggl 1 Februari 2018.

Google Open Source Programs Office sebagai penyelenggara GCI, mengatakan partisipan lomba ini terus meningkat tiap tahunnya.

"Kualitas hasil kerja para siswa yang turut berpartisipasi sangat mengagumkan, dan setiap tahunnya Google terus berharap dapat bertemu para pemenang utama secara pribadi. Sangat menarik meilhat generasi coders muda bermunculan,"

Link Pengumuman resmi  hasil kompetisi Google Code-in 2017 ada di https://opensource.googleblog.com/2018/01/google-code-in-2017-winners.html

#pengumumangooglecodein2017 #googlecodein2017 #googlecodein2017indonesia



Read More »

Steve Jobs mengatakan : "Everybody in this country should learn to program a computer, because it teaches you how to think”

Apakah itu artinya ?
Seorang Ahli IT menerjemahkannya sebagai berikut :
It forces you to figure out how to solve a problem in a way that can be explained to a computer. By doing this you learn to break down a problem into its components, how to define the problem using constraints (you have to figure out what's going to go in and what's going to come out of your code), you have to be precise, and you have to have a full understanding of all of the components of the problem and its solution in order to solve the problem.
This define and disassemble approach to problem solving is something that is very applicable to problems across many domains, especially science, engineering, and mathematics.

Bagaimana cara mudah mengajarkan Coding untuk anak-anak/remaja
Jawabannya : Cukup bisa menggerakkan (menggunakan) mouse

Di Rumah Jagoan Coding, kami mengajarkan kemampuan coding, kemampuan berpikir logis dan logaritmik bagi pemula, bahkan sejak usia dini.

Apa saja yang akan dipelajari di sana

  1. Pertama, berpikir bagaimana menyelesaikan masalah secara runtut
  2. Kedua, menyelesaikan masalah dengan perintah-perintah dengan komputer
  3. Ketiga, mendesain game
  4. Keempat, belajar memprogram dengan membuat game sendiri





Read More »

Belajar memprogram atau Coding adalah belajar membuat instruksi yang logis dan terperinci, jadi ini akan melatih logika anak. Ketika belajar membuat program, kita akan membuat kesalahan, di sini kita akan belajar debugging. Ketika belajar memprogram, seseorang tidak belajar mengenai “benar”, dan “salah”, tapi “apakah ini bisa diperbaiki?”, dan “bagaimana cara memperbaikinya?”.



Kapan Memulai Belajar Coding
Belajar coding itu sebaiknya dilakukan sedini mungkin dan tidak ada patokan umur untuk memulainya. Namun ketika seorang anak sudah memainkan gadget, tablet dan komputer, maka itu adalah waktu tepatnya.

Ada Kursus GRATIS Coding Fundamental A di Rumah Jagoan Coding bagi penghapal Qur'an. Bahkan bagi penghapal pemula sekalipun.

http://www.balilondon.id/2017/10/ada-kursus-gratis-di-rumah-jagoan-coding.html

Kursus Gratis di Rumah Jagoan Coding bagi para junior penghapal Al-Qur'an, setingkat SD dan SMP


Bagaimana cara pendaftarannya ?
Syaratnya cukup mudah, hanya mengaku sebagai seorang hafidz/hafidzah, kemudian :
1. Klik suka dan tinggalkan nomor WA di bagian komentar link ini nanti akan kami hubungi untuk proses selanjutnya

2. Tanpa syarat apapun, tidak ada tes hapalan. hanya berdasar kepercayaan
Boleh hapal 1 juz, boleh lebih dari 2 juz, atau hanya seperempat juz. Silahkan mendaftar.

Sangat Mudah, Bukan ?

 baca juga Belajar Coding bagi Pemula hanya Bermodal Mouse


Di mana tempatnya ?
Saat ini yang menyediakan kursus Gratis adalah Rumah Jagoan Coding kota Yogyakarta dan kota Purwokerto.
Hubungi : 0812.9694.1084 (rani) atau 0895.346.560766 (yus)

Kelas kursus akan dimulai 16  hingga 21 Oktober 2017. Jadi segera lakukan pendaftaran ya, sebelum tanggal 15 atau kelasnya Penuh.

Semoga dengan fasilitas kursus GRATIS seperti ini, para penghafal dan pecinta Al-Qur’an terus melejit. Sehingga semakin banyaklah warga Indonesia yang menjadi para penghafal Al-Qur’an.
-------------
Silahkan di-share apabila ada teman, saudara, tetangga, keponakan yang memerlukan.

Tak ada yang tak mungkin bagi Allah jika ia sudah berkehendak, dan rencana sekecil apa pun jika dituju karena Allah, maka pahala yang besarlah yang menjadi balasannya.



Read More »

Teknologi Virtual Reality (VR) sudah berkembang luas.
Berbagai lembaga mencoba mengembangkan teknologi VR tersebut dan diterapkan dalam bidang wisata atau adventuring.

Google VR bekerja sama dengan Discovery VR baru saja meluncurkan seri realitas virtual. Serial yang terdiri dari 38 episode ini akanmembawa para penggunanya melakukan perjalanan keliling dunia menjelajahi tujuhbenua. Bertajuk Discovery TRVLR, serial ini dibagi menjadi delapan bagian yang masing-masingnya akan menjelajahi benua yang berbeda.

http://www.164boys.com/2017/10/merasakan-penjelajahan-virtual-dicovery.html

Melalui serial realitas virtual ini pengguna dapat mengenal bermacam-macam ritual dantradisi dari berbagai kebudayaan. Dilansir dari The Hollywood Reporter, bagian pertama serial ini akan diluncurkan pada 3 November mendatang di saluran YouTube dan DiscoveryVR.comserta di aplikasi Discovery VR.

Keseruan menjelajah benua ini bisa melalui VR dengan Google Daydream View headset, Cardboard serta bisa dilihat melalui web, Andorid dan ponsel iOS. Sejumlah episode yang menayangkan Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, Afrika, Australia dan Eropa itu ditulis dan diarahkan oleh Addison O'Dea serta diproduseri oleh studio VR Here Be Dragons.

Sementara episode yang menayangkan Antartika diarahkan oleh Barry Pousman dan diproduseri oleh Yes Please Thank You.



Read More »

Umur Berapa Anak Dapat Mulai Belajar Coding?
Sebenarnya tak ada syarat khusus untuk mulai belajar bahasa pemrograman ini. Bila anak terbiasa dengan gadget, sudah bisa membaca, dan memiliki minat membuat games, ia dapat mulai belajar coding. Tak perlu khawatir apakah anak harus pandai matematika untuk bisa mulai belajar, karena semua akan diberikan secara bertahap.


Apa Manfaatnya? > Mengasah kreativitas. Anak dapat membuat games berdasarkan gambar yang dibuatnya sendiri. Ia akan terpacu untuk membuat karya yang kreatif. > Melatih problem-solving. Games dengan bahasa pemrograman visual akan melatih logika dan konsep si kecil sehingga ia terbiasa untuk memecahka masalah secara sistematis. > Fasih menggunakan teknologi. Tak sekadar mengerti cara memainkan aplikasi di smartphone (menjadi konsumen), anak pun dapat membuatnya sendiri (menjadi produsen).

Bagaimana cara mengajarkan coding/pemrograman komputer pada anak-anak/remaja dari NOL. Daripada hanya main game aja, mendingan diajari bikin game. Otak lebih banyak difungsikan dan jadi lebih kreatif
Biaya: Untuk 2 hari : Rp 250.000 hari Sabtu - Minggu Untuk 3 hari : Rp 320.000 hari Jumat - Sabtu - Minggu



Read More »

. Copyright 2016-2021 Rumah Jagoan Coding | Design by BaliLondon Sora Templates |