Siapkah Anak-anak Untuk Belajar Bahasa Pemrograman Komputer ? - 164Boys.com

164boys.com -- Salah satu yang menjadi pertanyaan bagi orang tua adalah "Sudah Siapkah Anak-anak Untuk Belajar Bahasa Pemrograman ?"

Jawabannya bisa bermacam-macam.

Tapi saya akan menjawabnya dengan ilustrasi dan pengalaman saya pribadi.
Pada akhir tahun 2010, kami melakukan hijrah satu keluarga dari Indonesia ke UK untuk tinggal beberapa tahun selama saya studi lanjut. Pada waktu itu anak-anak berumur 1 tahun, 4 tahun dan 9 tahun.

Apakah mereka sudah bisa berbahasa Inggris? Belum.
Mereka "terjun langsung" mulai dari NOL belajar bercakap, mulai dari mengeja huruf dan mengucapkan kata dengan benar. Mereka belajar dari guru dan teman-temannya.

Beberapa teman (yg orang asli UK) memberikan dan menguatkan semangat pada kami dan mengatakan "Do not worry. Once they speak English, you could not stop them".




Alhamdulillah, memang benar. Dalam beberapa bulan, anak-anak sudah lancar berbahasa Inggris, dan malah bisa mendapatkan aksen british-nya karena mereka seperti mengcopy dan meniru secara langsung dari English native speaker. Itupun juga diakui oleh guru kelas anak yg kedua kami.


Nah, berangkat dari cerita pengalaman saya tersebut di atas, saya yakin anak-anak akan lebih cepat memahami konsep dan bahasa pemrograman dibandingkan kalau mereka mulai belajar pemrograman saat dewasa.

Mungkin terdengar tidak masuk akal. Tapi pengalaman saya pribadi sudah membuktikannya, anak saya yang berumur 7 tahun sudah tahu konsep looping, konsep if ,, then dan sebagainya, yang saya sendiri baru mempelajarinya saat kuliah S1.

KONSEP PEMROGRAMAN

Ilmu pemrograman sangat dekat dengan ilmu matematika, tapi dari sisi praktis. Bahasa pemrograman Logo yang dirancang oleh Seymour Papert merupakan salah satu contoh pendekatan pengajaran matematika melalui program.

Mengenai ketakutan bahwa anak-anak akan lebih dekat pada mesin: menurut saya ketakutan ini tidak terlalu beralasan. Sejauh ini saya melihat bahwa orang-orang komputer di berbagai komunitas yang saya temui (komunitas network, programming, dan security), semuanya memiliki banyak teman.




Tentunya mengajarkan pemrograman pada anak adalah keputusan orang tua, dan juga tergantung pada kemampuan dan kesukaan anak.

Sebagai orang tua yang mengerti komputer (dan berusaha banyak membaca mengenai perkembangan anak), saya merasa bahwa pelajaran pemrograman ini berharga, dan anak saya merasa ini adalah hal yang menyenangkan.

Video Tutorial Mmebuat Game Tembak-tembakan dengan Menggunakan Tool Scratch. Tutorial ini disajikan oleh anak 7 tahun. Tautan videonya ada di https://youtu.be/VRxBtWK1dBo


Salam 164boys.com

. Copyright 2016-2021 Rumah Jagoan Coding | Design by BaliLondon Sora Templates |